Pengertian Saham Secara Sederhana

0
231
Pengertian Saham
Pengertian Saham

Pengertian saham secara sederhana dapat dijelaskan dengan contoh ilustrasi bisnis sederhana dibawah ini.

Mas Izam punya modal sebesar Rp 10.000.000,- dan ingin buka warung bakso dan mie ayam dengan nama “Bakso Izam”.

Karena Mas Izam adalah orang yang jujur, ulet, dermawan, dan pantang menyerah maka warung “Bakso Izam” pun berkembang pesat.

Semula hanya punya satu warung, kini Mas Izam buka warung lagi. Sehingga total warung “Bakso Izam” adalah 2 warung dengan total aset bersih sebesar Rp 50.000.000,-.

Karena Mas Izam adalah orang yang berpikiran jangka panjang, Mas Izam pun berpikir untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi. Yaitu dengan cara membuka beberapa warung bakso lagi di beberapa daerah.

Sumber Modal Gratis Tanpa Bunga Perbankan

Mas Izam tahu bahwa untuk membuka warung bakso lagi diperlukan modal yang nggak sedikit.

Dan untungnya Mas Izam adalah orang yang selalu update tentang beberapa alternatif atau cara memperoleh modal yang dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus membayar bunga.

Mas Izam memutuskan untuk menjual saham warung bakso kepada para investor daripada meminjam uang dari bank yang tentu dengan bunga pinjaman yang nggak sedikit.

Kenapa kok harus menjual saham? Karena dengan begitu Mas Izam bisa mengumpulkan modal segar tanpa harus membayar bunga pinjaman, tetapi Mas Izam harus mampu mengelola dana segar tersebut hingga mampu mencetak keuntungan.

Sehingga Mas Izam nggak perlu membayar bunga pinjaman tetapi hanya perlu membagi hak kepemilikan dan dividen berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ketika usahanya mampu mencetak keuntungan setiap tahunnya.

Apa Itu Saham

Jadi, apa itu saham?

Saham adalah bukti kepemilikan terhadap aset “Bakso Izam” ketika kita membeli saham yang ditawarkan oleh Mas Izam maka kita telah menjadi salah satu pemilik “Bakso Izam”, meskipun kita hanya membeli sahamnya sebanyak 1 (satu) lembar.

Ketika usaha “Bakso Izam” terus berkembang dengan nilai aset yang terus bertambah maka kita pun sebagai pemilik saham akan terus mendapatkan keuntungan.

Keuntungan dan Kerugian Membeli Saham

Dan keuntungan yang kita peroleh ini ada dua macam bentuknya, capital gain dan dividen.

Capital gain adalah keuntungan yang akan kita peroleh jika kita menjual saham “Bakso Izam” kepada orang lain. Dan Dividen jika RUPS memutuskan akan membagi keuntungan usaha kepada para pemilik saham.

Sedangkan kerugian ketika membeli saham adalah adanya capital loss dan risiko likuidasi.

Capital loss adalah kerugian ketika menjual saham kepada orang lain dan sedangkan risiko lukuidasi adalah tidak adanya orang yang ingin membeli saham karena usaha “Bakso Izam” bangkrut dan hanya menyisakan hutang.

Nah, karena membeli saham sama dengan membeli bisnis maka kita sebagai calon investor harus berhati-hati ketika memilih saham sebuah perusahaan.

Kenapa? agar kita tidak membeli bisnis yang hanya mencetak kerugian saja.

Gimana? sudah sedikit paham kan tentang “Apa itu saham”.

Jika kamu sudah paham dan mengerti, tunggu apa lagi. Silahkan kamu langsung bergabung bersama kami di pasar modal, meraih keuntungan dan bebas secara finansial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here