Analisis Mikro Ekonomi Perusahaan

0
206
Analisis Mikro Ekonomi Perusahaan
Analisis Mikro Ekonomi Perusahaan

Sekarang kita melangkah menuju langkah terakhir menemukan saham terbaik diantara ratusan saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu analisis mikro ekonomi perusahaan.

Langkah ini adalah langkah yang harus dilakukan oleh setiap investor setelah melakukan analisis makro ekonomi dan setelah tahu sektor industri mana saja yang sedang bertumbuh berdasarkan kondisi ekonomi negara.

Untuk melakukan analisis mikro ekonomi perusahaan maka ada beberapa hal yang harus kita lakukan, antara lain adalah,

  1. Menganalisis perusahaan secara kualitatif seperti siapa saja manajemen dan dewan direksi, tata kelola perusahaan, model bisnis, tingkat kompetitif perusahaan, dan posisi perusahaan diantara kompetitornya.
  2. Menganalisis perusahaan secara kuantitatif melalui laporan keuangan yang selalu disampaikan secara rutin ke publik setiap 3 (tiga) bulan sekali atau tahunan. Dan jika kita sebagai seorang investor saham, sebenarnya wajib melakukan analisis kuantitatif.
  3. Menganalisis terkait isu atau berita terkait perusahaan yang biasa beredar melalui media elektronik maupun surat kabar. Hal ini penting sekali harus kita lakukan terkait update berita tentang bisnis yang sedang kita beli.

Analisis Kualitatif Perusahaan

Apa yang kamu pikirkan pertama kali ketika membeli sebuah saham? ya, benar sekali, kamu pasti akan bertanya, perusahaan tersebut berjualan apa saja alias produknya apa saja.

Artinya, kita perlu bertanya-tanya tentang perusahaan itu sendiri alias mengenal perusahaan yang sahamnya di jual di Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih dalam lagi, makanya ada peribahasa “Tak kenal maka tak untung”.

Berarti, melakukan analisis kualitatif, artinya kita mengenal lebih jauh tentang perusahaan dari berbagai sudut pandang, antara lain adalah.

  • Model bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.
  • Posisi perusahaan diantara perusahaan lain yang sejenis (kompetitor).
  • Mengetahui keunggulan kompetitif perusahaan serta masing-masing kompetitornya.
  • Mengetahui penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG).
  • Mengetahui susunan manajemen yang mengelola perusahaan.

Kenapa kita perlu melakukan analisis kualitatif? karena kita akan membeli sebuah bisnis, sesuai konsep jual beli saham di pasar modal yang sesungguhnya, sehingga kita nggak boleh salah membeli saham atau bisnis.

Analisis Kuantitatif Perusahaan Melalui Laporan Keuangan

Setelah mengenal perusahaan lebih dalam melalui analisis kualitatif maka langkah selanjutnya adalah menganalisis lebih dalam lagi melalui data laporan keuangan yaitu data yang menunjukkan kinerja perusahaan.

Laporan keuangan itu sendiri disampaikan perusahaan dalam dalam rentang waktu atau periode tiga bulanan (kuartal) dan tahunan (annual) melalui beberapa media, seperti.

  • Website perusahaan.
  • Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Website finansial seperti reuters, yahoo, dan bloomberg.
  • Platform trading.

Kenapa kita harus melakukan analisis kuantitatif? karena dengan menganalisis kinerja perusahaan maka kita akan terhindar dari memilih bisnis perusahaan yang hanya membukukan kerugian atau tidak akan pernah bertumbuh.

Dan sebagai pengingat saja, bahwa kita sebagai investor harus melakukan kegiatan ini secara rutin berdasarkan jadwal keluarnya laporan keuangan untuk memantau kinerja perusahaan. Dan dengan begitu, kita akan terhindar dari risiko kerugian atau setidaknya mampu mengurangi kerugian berinvestasi.

Analisis Perusahaan Melalui Isu atau Berita

Kita pun nggak boleh ketinggalan dan mengabaikan dengan isu atau berita yang muncul melalu beberapa media cetak atau online, terutama tentang kinerja atau keputusan manajemen perusahaan, dan kita pun harus mengecek kebenarannya.

Kenapa kita harus melakukannya? karena bisa jadi berita tersebut muncul duluan dan memang benar-benar terjadi serta sebelum efeknya mampu mempengaruhi kinerja perusahaan secara langsung.

Seperti apa contohnya!

Header Berita Kasus Saham AISA

Ketika banyak sekali berita negatif yang tersebar, apalagi ternyata berita tersebut memang benar keadaannya, dengan diperiksanya beberapa manajemen perusahaan terkait kasus yang beredar, maka kita patut waspada terhadap kinerja perusahaan.

Kita perlu melakukan analisis yang mendalam, terutama tentang pengaruh isu atau berita terhadap kinerja perusahaan meskipun perusahaan belum menyampaikan data laporan keuangan.

Seperti contoh berita kasus adanya dugaan penipuan kualitas beras oleh PT Tiga Polar Sejahtera Food Tbk yang tersebar di berbagai media.

Ketika berita tersebut tersebar di berbagai media maka kita sebagai investor perlu waspada dan perlu melakukan cek kebenaran dan efeknya terhadap kinerja perusahaan jika memang isu tersebut benar-benar terjadi.

Dan ternyata, dalam hal ini kasus yang dialami oleh PT Tiga Polar Sejahtera Food Tbk memang benar-benar terjadi dan mampu mempengaruhi kinerja perusahaan, rugi besar, karena penjualan beras adalah penyumbang keuntungan terbesar perusahaan.

Kasus Penipuan Beras oleh PT Tiga Polar Sejahtera Food Tbk (Kode: AISA)

Dan apa yang terjadi dengan sahamnya (kode: AISA), sahamnya mengalami penurunan tajam, harga dua ribuan menjadi ratusan rupiah, karena memang kasus tersebut mampu mempengaruhi penurunan kinerja perusahaan secara tajam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here