Laporan Keuangan Perusahaan (Kuartal dan Tahunan)

0
202
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel analisis kuantitatif perusahaan yang membahas Income Statement (Laporan Laba Rugi), Statement of Cash Flow (Laporan Arus Kas), dan Shareholder’s Equity Statement (Laporan Perubahan Ekuitas).

Income Statement (Laporan Laba Rugi)

Laporan laba rugi adalah laporan yang menjelaskan tentang kinerja perusahaan sehingga laporan ini adalah bagian yang paling disoroti oleh para investor.

Informasi kinerja perusahaan tersebut berisi tentang besarnya pendapatan (revenue), pengeluaran (expenses), dan keuntungan / kerugian (profit/loss) perusahaan dalam periode tertentu (kuartal atau tahunan).

Dan kinerja perusahaan tersebut sangat tercermin dari besarnya laba (rugi) per saham (earnings per share), seperti contoh berikut ini.

Beberapa Istilah didalam Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Penjualan Bersih (Sales atau Revenue) adalah uang yang diterima dari hasil seluruh penjualan produk atau jasa.

Beban Pokok Penjualan (Cost of Goods Sold / COGS) adalah biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan.

Beban Usaha (Selling, General and Administrative Expense / SG&A) adalah biaya yang muncul karena adanya operasi bisnis seperti riset, gaji, dan biaya lainnya.

Penghasilan/Beban lain-lain (Financial Cost) adalah penghasilan atau biaya yang muncul karena adanya aktivitas kegiatan seperti selisih kurs, pendapatan bunga, dan lain sebagainya.

Laba (Rugi) adalah besarnya pendapatan dikurangi pengeluaran. Dan laba (rugi) sendiri ada beberapa macam, antara lain adalah.

  1. Laba Kotor (Gross profit) adalah besarnya Penjualan Bersih dikurangi Beban Pokok Penjualan.
  2. Laba Usaha (Operating profit) adalah besarnya Laba Kotor dikurangi Beban Usaha.
  3. Laba Bersih (Net Income) adalah besarnya Laba Usaha dikurangi Beban lain-lain dan pajak.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membaca Laporan Laba Rugi

Ada beberapa hal yang diperlu diperhatikan ketika membaca laporan laba rugi ini, antara lain adalah.

  1. Perusahaan dikatakan mempunyai fundamental baik jika perusahaan tersebut mempunyai pengeluaran lebih kecil dibandingkan pendapatan sehingga mampu mendapatkan keuntungan. Perusahaan yang mampu mencetak keuntungan dari tahun ke tahun maka perusahaan tersebut dikatakan sebagai perusahaan yang bagus apalagi jika keuntungan diperoleh selalu terus meningkat. Perusahaan seperti inilah yang patut dibeli sahamnya terutama jika kita ingin menginvestasikan uang yang dimiliki. Kita sebagai investor bisa menilai kinerja perusahaan melalui perkembangan nilai laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) setiap kuartal maupun tahunan.
  2. Kita bisa memilih perusahaan yang mempunyai laba kotor yang besar karena perusahaan tersebut memiliki prospek yang baik. Karena yang namanya EPS bisa bernilai positif setelah melalui beberapa rekayasa. Dan hal ini kita lakukan sebagai upaya melihat kinerja perusahaan secara teliti.
  3. Perusahaan yang mempunyai laba usaha yang selalu meningkat adalah perusahaan yang efisien menjalankan bisnisnya karena mampu mengendalikan pengeluaran dan meningkatkan penjualan.
  4. Jika kita mendapati bahwa perusahaan mencatatkan laba yang signifikan padahal tahun-tahun sebelumnya selalu mencatatkan kerugian. Maka kita sebagai investor harus waspada dan mencari tahu darimana laba yang besar tersebut berasal. Jangan sampai laba tersebut bukan berasal dari aktivitas bisnis melainkan berasal dari penjualan aset.
  5. Ada dua buah cara untuk meningkatkan keuntungan perusahaan yaitu meningkatkan penjualan dan mengurangi pengeluaran. Pilihlah perusahaan yang mampu meningkatkan penjualannya dari tahun ke tahun. Dan pilihlah perusahaan yang mampu mengurangi pengeluaran sehingga bisnis perusahaan berjalan secara efisien.

Statement Of Cash Flow (Laporan Arus Kas)

Laporan arus kas memberikan informasi kepada kita mengenai aliran dana dari seluruh kegiatan bisnis perusahaan. Dan melalui laporan arus kas kita bisa melihat seberapa banyak uang yang dimiliki perusahaan.

Beberapa Istilah didalam Laporan Arus Kas (Statement Of Cash Flow)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi (Operating Cash Flow) adalah arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasi bisnis perusahaan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi dihitung dari penerimaan penjualan dikurangi berbagai pengeluaran beban usaha.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi (Cash From Investing) adalah arus kas yang dihasilkan dari proses pembelian dan penjualan aset.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (Cash From Financing) adalah arus kas yang dihasilkan dari pembayaran dan penerimaan pinjaman.

Laporan arus kas adalah laporan yang sangat penting karena melalui laporan ini kita bisa mengetahui secara detail pergerakan uang perusahaan. Dan perusahaan sendiri akan kesulitan melakukan manipulasi seperti pada laporan rugi laba.

Selain itu, laporan arus kas juga menunjukkan data keuangan yang riil. Jika perusahaan mengatakan bahwa kas yang dimiliki sebesar 150 Miliar Rupiah maka di rekening perusahaan memang terdapat uang sebesar 150 Miliar Rupiah.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membaca Laporan Arus Kas

Ketika kita membaca laporan arus kas maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah.

  1. Perusahaan seharusnya memiliki kas yang cukup untuk menjamin keberlangsungan bisnisnya. Jadi, meskipun perusahaan mampu menghasilkan keuntungan di laporan rugi laba tetapi jika arus kasnya berantakan berarti perusahaan tersebut akan menghadapi permasalahan. Karena kas yang banyak bisa digunakan untuk membayar hutang, obligasi, membayar dividen, investasi, dan buy back saham sehingga perusahaan bersifat mandiri tanpa meminjam uang di bank.
  2. Selain itu kita juga harus memperhatikan darimana kas perusahaan berasal. Apakah berasal dari aktivitas investasi, operasi, atau pendanaan. Dan kita sebagai investor akan sangat senang jika kas berasal dari sebagian besar aktivitas operasi.
  3. Posisi arus kas perusahaan juga dipengaruhi kondisi perusahaan. Perusahaan startup mungkin menghasilkan kas yang kecil dari aktivitas operasi atau bahkan minus. Seiring berjalannya waktu arus kas dari aktivitas operasi naik, indikasi ini menunjukkan bahwa perusahaan bertumbuh dan kemungkinan akan adanya peningkatan laba bersih perusahaan.
  4. Kita sebagai investor juga harus memperhatikan terutama pada kondisi perusahaan yang sudah matang. Perusahaan yang matang biasanya akan sedikit melakukan aktivitas investasi dan diharapkan lebih banyak melakukan perbaikan struktur keuangan seperti mengurangi hutang dengan uang kas.

Shareholder’s Equity Statement (Laporan Perubahan Ekuitas)

Laporan perubahan ekuitas memberikan informasi tentang perubahan ekuitas (modal) dari awal hingga akhir periode. Sehingga kita pun akan tahu secara detil perubahan modal perusahaan.

Berikut ini adalah contoh laporan perubahan ekuitas secara sederhana. Jika kamu membaca laporan perubahan ekuitas perusahaan yang sebenarnya, kamu akan menemukan beberapa kolom yang lebih kompleks. Tetapi pada akhirnya, kamu tetap akan melihat kolom paling akhir karena kolom tersebut adalah hasil perhitungan terakhir.

Jadi, melalui laporan perubahan ekuitas maka kita akan mengetahui proses perubahan ekuitas (modal) dari awal sampai akhir periode secara detil.

Gimana, sudah mengerti kan bagaimana caranya melakukan analisis kuantitatif perusahaan melalui data laporan keuangan. Jika kamu sudah mengerti kenapa terus menunggu, silahkan kamu buka sendiri laporan keuangan perusahaan yang sedang kamu incar dan belilah sahamnya jika kamu telah puas dengan kinerjanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here