Profile Saham BINA (PT Bank Ina Perdana Tbk)

0
19
Profile Saham BINA
Profile Saham BINA

Profile saham BINA (PT Bank Ina Perdana Tbk) secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut.

NamaPT Bank Ina Perdana Tbk
KodeBINA
AlamatGedung Ariobimo Central Jalan HR.Rasuna Said Blok X-2 Kav 5 Jakarta 12950 Jakarta Selatan
Emailcorp_sec@bankina.co.id
Telepon021 2525678
Faks021 2525117
NPWP01.355.640.2-054.000
Websitehttps://www.bankina.co.id/
Tanggal IPO16 Jan 2014
PapanUTAMA
SektorFINANCE
Sub SektorBANK
Jumlah Saham (IPO)520.000.000 (lembar)

Profile Bisnis dan Produk Saham BINA (PT Bank Ina Perdana Tbk)

PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina), didirikan pada tanggal 9 Februari 1990 dan mendapatkan ijin operasi sebagai Bank Umum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. 524/KMK.013/1991 pada tanggal 3 Juni 1991.

Pada awal tahun 2014 Bank Ina Perdana menjadi Perusahaan Terbuka setelah dilaksanakannya Penawaran Umum Saham Perdana (Initialy Public Offering) pada tanggal 16 Januari 2014, serta pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode “BINA”, dan status bank menjadi Tbk.

Tahun 2014 juga ditandai dengan adanya perubahan pemegang saham dimana pemegang saham lama PT Kharisma Prima Karya dan PT Aji Lebur Seketi telah melepaskan seluruh kepemilikannya, sehingga pemegang saham pengendali baru adalah PT Philadel Terra Lestari sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 16 September 2015.

Tahun 2017 juga mencatatkan tonggak sejarah baru dimana Bank Ina Perdana setelah sukses melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II), modal inti Bank mencapai lebih dari Rp1 triliun sehingga memenuhi persyaratan permodalan sebagai BANK KATEGORI BUKU 2 sesuai persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 27 Maret 2017.

Dalam perjalanannya, Bank Ina Perdana mampu mempertahankan keberadaannya di bisnis perbankan nasional. Hal ini terbukti pada kinerja keuangan tahun 1997-1998, dimana Bank Ina Perdana mampu bertahan sebagai Bank yang sehat dengan kategori A dan tidak memerlukan rekapitalisasi Pemerintah.

Di tahun 2004 – 2008, Bank Ina Perdana mendapat predikat “Sangat Bagus” versi majalah infobank. Dengan jumlah jaringan kantor saat itu adalah 14 kantor dan melayani ATM melalui kerja sama dengan penyedia ATM Bersama.

Selanjutnya pada tahun 2009 – 2010, Bank Ina Perdana menambah jaringan kantor untuk memperluas pelayanan di kota Semarang, Solo, Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Lumajang, sehingga pada tahun 2011 jumlah jaringan bertambah menjadi 22 kantor.

Pada tahun 2016 layanan kepada nasabah ditingkatkan dengan dibukanya layanan payment point di 3 gerai Indogrosir di Jakarta dan Surabaya.

Selanjutnya pada tahun 2017, jaringan kantor bertambah luas ke daerah di luar pulau Jawa dengan dibukanya kantor cabang di Denpasar Bali dan Makassar Sulawesi Selatan.

Di Pulau Jawa dilakukan penutupan kantor Cabang di Lumajang, untuk direlokasi ke kota Malang sehingga layanan di daerah Jawa Timur dapat lebih ditingkatkan.

Sedangkan untuk Layanan Payment point, pada tahun 2017 Bank Ina perdana membuka 4 layanan Payment Point di Indogrosir Bandung, Semarang, Cipinang, dan Bintara Bekasi sebagai bentuk kepedulian pengembangan kredit mikro para pedagang kecil.

Pada tahun 2018, jaringan kantor bertambah luas dibukanya kantor cabang di Ambon dan kantor kas Wisma Indocement di Jakarta dan di bulan November kantor pusat Abdul Muis pindah alamat ke Ariobimo Central dan cabang Bethel di tutup dan di relokasi ke Abdul Muis menjadi kantor cabang.

Produk dan Layanan Saham BINA

Berikut ini adalah ringkasan produk dan layanan saham BINA yang bisa dinikmati masyarakat.

  • Simpanan (Tabungan, Deposito Berjangka, GIRO, dan Tarif Dan Biaya)
  • Kredit (Kredit Komersial, dan Kredit Konsumsi)
  • Jasa Perbankan (Pembayaran Rekening Listrik, Pembayaran Rekening Telepon, Layanan Payroll, ATM Bersama, ATM Indomaret, Mobile Banking Bank INA, Internet Banking Bank INA)
  • Kalkulasi Financial (KKB, dan KPR)
  • Promosi Produk (PROGRAM CASH BACK DEBIT,PROGRAM FESTIVAL ANGPAO, PROGRAM POINT REWARD, dan PROGRAM TABINA GEMILANG)

Dan jika kamu tertarik dengan produk-produk diatas maka kamu bisa langsung datang ke kantor cabang terdekat atau melalui official website.

Gimana, tertarik membeli saham BINA?

Jika kamu tertarik membeli saham BINA, jangan lupa melakukan analisis kinerja perusahaan (5 tahun terakhir) melalui laporan keuangan (kuartal maupun tahunan) terlebih dahulu. Kenapa? Agar kamu tidak salah membeli saham, terutama saham yang hanya menghasilkan kerugian saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here