Profile Saham ASII (PT Astra International Tbk)

0
151
Profile Saham ASII
Profile Saham ASII

Profile saham ASII (PT Astra International Tbk) secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut.

NamaPT Astra International Tbk
KodeASII
AlamatMenara Astra, Jl. Jendral Sudirman Kav 5-6, Jakarta, 10220
EmailGita.TiffanyBoer@ai.astra.co.id
Telepon(021) 508 43 888
Faks(021) 6530-4957
NPWP01.302.584.6-092.000
Websitehttps://www.astra.co.id/
Tanggal IPO04 Apr 1990
PapanUTAMA
SektorMISCELLANEOUS INDUSTRY
Sub SektorAUTOMOTIVE AND COMPONENTS
Jumlah Saham (IPO)54.805.000 (lembar)

Profile Bisnis dan Produk Saham ASII (PT Astra International Tbk)

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc.

Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2018 adalah sebesar Rp333,0 triliun.

Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan, jasa dan konsultasi.

Hingga tahun 2018, Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari:

  • Otomotif.
  • Jasa Keuangan.
  • Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi.
  • Agribisnis.
  • Infrastruktur dan Logistik.
  • Teknologi Informasi.
  • Properti.

Dengan bisnis yang beragam, Astra telah menyentuh berbagai aspek kehidupan bangsa melalui produk dan layanan yang dihasilkan.

Dalam keseharian hidup, masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor dan mobil, jalan tol, printer, hingga layanan pembiayaan, perbankan dan asuransi milik Astra.

Pelaku bisnis bermitra dengan Astra memanfaatkan berbagai kendaraan komersial, alat berat, layanan logistik, sistem teknologi informasi dan jasa pertambangan dari Astra.

Berbagai produk yang dihasilkan, antara lain minyak kelapa sawit, batu bara dan kendaraan bermotor, senantiasa diekspor sehingga Astra dapat berkontribusi dalam menyumbangkan devisa bagi negara.

Pada akhir tahun 2019, kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 235 anak perusahaan, ventura bersama dan entitas asosiasi, dengan didukung oleh 226.105 karyawan.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik.

Otomotif

Jaringan bisnis otomotif Astra telah dikenal dan dipercaya sebagai sahabat dan mitra yang handal untuk kebutuhan transportasi bagi keluarga, korporasi dan masyarakat umum di seluruh Indonesia.

Astra menawarkan ragam pilihan dan model terbaru kendaraan bermotor sesuai kebutuhan konsumen, mulai dari sepeda motor Honda hingga berbagai ukuran mobil dan truk bermerek Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan UD Trucks.

Astra juga memastikan kemudahan jangkauan bagi konsumen untuk pembelian, pemeliharaan dan perawatan kendaraan dengan jaringan distribusi dan layanan terluas di Indonesia, didukung oleh jajaran perusahaan pembiayaan Astra yang menawarkan kredit konvensional dan syariah yang terjangkau serta variasi jenis suku cadang dan aksesoris otomotif hasil produksi Astra Otoparts.

Komitmen untuk memaksimalkan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada setiap tahap pembelian dan kepemilikan kendaraan dilengkapi dengan berbagai layanan, mulai dari bantuan konsultasi, penawaran fasilitas pinjaman pembelian, perlindungan asuransi serta akses layanan darurat dan keluhan pelanggan yang tersedia melalui AstraWorld.

Semangat inovasi Astra senantiasa memotori berbagai inisiatif pengembangan bisnis yang bertujuan untuk meraih prestasi lebih baik serta mempertahankan daya saing dan posisi kepemimpinan yang unggul dengan reputasi kendaraan Astra sebagai pilihan favorit masyarakat Indonesia.

Jejak langkah Astra dalam sejarah otomotif nasional semakin mantap dengan diluncurkannya duo model kendaraan perdana karya cipta desainer Indonesia yang dikembangkan oleh tim internal Astra bekerjasama dengan Toyota dan Daihatsu, yaitu Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla.

Jasa Keuangan

Portofolio bisnis jasa keuangan yang dikelola oleh Astra terdiversifikasi pada lima pilar bisnis utama dalam rangka memberikan cakupan layanan yang menyeluruh untuk menjalankan fungsi strategis, yaitu menyediakan dukungan finansial dan memperkuat kegiatan penjualan rantai usaha bisnis lainnya.

PT Federal International Finance (FIF) mendukung pembiayaan sepeda motor Honda, Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAFS) mendukung pembiayaan mobil Astra, sedangkan pembiayaan alat berat didukung oleh Surya Artha Nusantara Finance (SANF) dan Komatsu Astra Finance (KAF).

Asuransi Astra Buana (AAB) dan Astra Life memberikan kenyamanan proteksi di berbagai bidang bagi konsumen individu dan komersil, sedangkan PermataBank menawarkan jasa layanan perbankan dengan kemudahan delivery channel yang inovatif bagi masyarakat luas di Indonesia.

Lini bisnis jasa keuangan Grup memperluas portofolionya dengan membentuk Astra WeLab Digital Arta (AWDA), perusahaan fintech patungan antara Grup Astra (60%) dan WeLab (40%), perusahaan teknologi terkemuka di Tiongkok termasuk Hong Kong yang bergerak pada bidang pembiayaan konsumen.

AWDA menawarkan produk pinjaman melalui aplikasi mobile kepada konsumen ritel dan menyediakan solusi finansial berbasis teknologi kepada konsumen korporasi, serta telah go live di Jakarta pada bulan September 2018, disusul di Bali pada bulan Oktober 2018.

Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi

Meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi berkelanjutan untuk mewujudkan struktur biaya produksi dan operasional yang optimal dan kompetitif.

Bisnis alat berat dan pertambangan milik Astra meliputi tiga kegiatan utama, yaitu penjualan mesin konstruksi, usaha kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara, yang keseluruhannya dikelola dibawah PT United Tractors Tbk (UT), anak perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan 59,5% kepemilikan saham oleh Perseroan dan nilai kapitalisasi pasar pada akhir tahun 2013 senilai Rp 70,9 triliun.

UNITED TRACTORS

Kegiatan penjualan mesin konstruksi dikelola secara langsung oleh UT, sebagai distributor tunggal bagi rangkaian produk alat berat terdepan bermerek Komatsu, UD Trucks, Scania, Bomag, Komatsu Forest dan Tadano di Indonesia.

PAMA

Bisnis kontraktor penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada Nusantara (Pama), anak perusahaan UT yang memberikan layanan pertambangan yang berkualitas untuk perusahaan-perusahaan pemilik konsesi tambang terkemuka di Indonesia.

Sebagai pengelola dan operator kegiatan penambangan bagi pelanggan pemilik konsesi tambang, Pama menawarkan layanan pertambangan yang komprehensif, termasuk desain tambang, eksplorasi, ekstraksi, hauling, barging dan transportasi komoditas.

Tuah Turangga Agung

Usaha pertambangan batu bara berada di bawah koordinasi PT Tuah Turangga Agung (TTA), yang memiliki hak konsesi atas 8 wilayah tambang batu bara di Indonesia dengan total combined reserves kualitas menengah hingga tinggi diperkirakan sebanyak 386 juta ton batu bara thermal (thermal coal).

TTA menawarkan komoditas batu bara berkualitas medium hingga tinggi hasil produksi tambang milik sendiri serta batu bara yang dibeli dari pihak ketiga, untuk pelanggan di pasar domestik dan ekspor.

PT ACSET INDONUSA TBK

PT Acset Indonusa Tbk (Acset) adalah perusahaan konstruksi dan kontraktor dengan spesialisasi di bidang fondasi, struktur, sipil dan infrastruktur.

Melalui akuisisi oleh PT United Tractors Tbk, Grup Astra mengendalikan kepemilikan 50,1% saham Acset. Seluruh saham Acset telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan total kapitalisasi pasar Rp2,0 triliun pada akhir tahun 2017.

Agribisnis

Agrobisnis dilakukan melalui PT Astra Agro Lestari Tbk yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode AALI.

AALI menjalankan bisnis perkebunan kelapa sawit yang terintegrasi dari kegiatan hulu hingga hilir. Hasil produksi CPO dipasarkan kepada pelanggan domestik dan internasional, sedangkan produk turunan minyak sawit mencakup RBDPO, Olein, Stearin dan PFAD ditujukan untuk pasar ekspor.

Untuk mendorong pertumbuhan bisnis, AALI mengandalkan strategi peningkatan produktivitas perkebunan dan operasional.

Beberapa inisiatif yang dilakukan mencakup kegiatan penanaman kembali di area yang memiliki tanaman berumur tua serta program mekanisasi end-to-end yang dimulai dari kegiatan pemupukan, kegiatan di dalam area kebun (in field) dan kegiatan transportasi buah hingga ke lokasi pabrik kelapa sawit.

Kegiatan penanaman lahan perkebunan didukung oleh kegiatan Riset dan Pengembangan, termasuk kegiatan palm oil seed breeding untuk menghasikan bibit unggulan yang sesuai dengan kondisi di Indonesia, serta menerapkan metode tissue culture untuk menduplikasi pohon sawit unggulan dengan tujuan menghasilkan peningkatan yield.

Sedangkan untuk mewujudkan agronomic practice dalam memproduksi pupuk dengan formulasi yang optimal sesuai kebutuhan kebun, pada tahun 2017 AAL telah mengoperasikan dua pabrik NPK Blending Plant di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah.

Infrastruktur & Logistik

Bisnis Infrastruktur dan Logistik Astra dikelola oleh ASTRA Infra, (PT Astra Tol Nusantara, PT Astra Nusa Perdana) dan PT Serasi Autoraya (SERA).

ASTRA Infra menangani portofolio bidang infrastruktur yang mencakup konsesi pembangunan dan pengelolaan jalan tol, dan pelabuhan laut.

Di sisi lain SERA menyediakan layanan jasa transportasi dan logistik, yang terdiri dari empat kegiatan inti, yaitu jasa penyewaan mobil TRAC-Astra Rent A Car, Mobil88 dan Ibid untuk kegiatan penjualan mobil bekas, layanan logistik SELOG dan transportasi umum Orenz taxi.

Astra mengarahkan strategi pertumbuhan bisnis Infrastruktur, Logistik dan Lainnya untuk mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pengelola dan investor nasional yang terdepan dengan ragam portofolio aset pada sektor-sektor yang strategis.

Teknologi Informasi

Lini bisnis informasi teknologi Astra berada di bawah pengelolaan PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia) dengan dukungan dua anak perusahaan, yaitu PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI).

Sejak tahun 2016, Astragraphia melakukan restrukturisasi bisnis, termasuk peluncuran tagline Print Things and Digitize Things yang bertujuan untuk memperkuat daya saing dalam menjalankan usaha solusi dokumen, teknologi informasi dan komunikasi (Document, Information and Communication Technology/DICT).

Bisnis solusi dokumen, baik aspek penjualan maupun layanan purnajual, dikelola secara langsung oleh Astragraphia dalam kemitraan dengan Fuji Xerox sebagai principal utama.

Dengan restrukturisasi, dilakukan pemutakhiran terhadap konsep portofolio produk yang ditawarkan, yaitu:

  1. Enterprise Document Solution (EDS);
  2. Graphic Communication Services (GCS);
  3. Industry Business Solution and Services (IBSS);
  4. Printer Channel Business.

Gimana, tertarik membeli saham ASII?

Jika kamu tertarik membeli saham ASII, jangan lupa melakukan analisis kinerja perusahaan (5 tahun terakhir) melalui laporan keuangan (kuartal maupun tahunan) terlebih dahulu. Kenapa? Agar kamu tidak salah membeli saham, terutama saham yang hanya menghasilkan kerugian saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here